INDEK HARGA KONSUMEN DAN BELANJA MODAL TERHADAP INDEK PERILAKU KORUPSI

Penulis

  • Khairul Amri UIN Ar-Raniry ,

Kata Kunci:

Indek Persepsi Korupsi, Indek Harga Konsumen, Belanja Modal Pemerintah Daerah

Abstrak

Kecenderungan perilaku korupsi di suatu kota dapat dilihat dari indek perilaku korupsi di kota tersebut. Semakin tinggi indek persepsi korupsi berarti semakin rendah tingkat kecenderungan perilaku korupsi di kota tersebut. Sebaliknya kota dengan indek perilaku korupsi relatif rendah berarti kecenderungan korupsi relatif tingggi. Indek persepsi korupsi pada kota besar di Indonesia relatif berbeda satu sama lain, yang berarti bahwa kecenderungan perilaku korupsi juga berbeda. Di sisi lain, indek harga konsumen dan belanja pemerintah kota dalam bentuk belanja modal juga relatif berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh indek harga konsumen dan belanja modal terhadap indek perilaku korupsi. Data yang digunakan adalah data panel dari 16 kota selama periode tahun 2006, 2008 dan 2010. Model analisis yang digunakan adalah regresi panel dengan metode pooled least square. Penelitian menemukan bahwa indek harga konsumen dan belanja modal pemerintah kota berpengaruh negatif dan signifikan terhadap indek perilaku korupsi. Hal ini berarti bahwa indek harga konsumen dan belanja modal pemerintah kota memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecenderungan perilaku korupsi di kota yang bersangkutan. Semakin tinggi indek harga konsumen dan belanja modal semakin tinggi pula kecenderungan perilaku korupsi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdullah, S dan Halim, A. (2006). Pengalokasian Belanja Fisik dalam Anggaran Pemerintah Daerah: Studi Empiris atas Determinan dan Konsekuensinya Terhadap Belanja Pemeliharaanâ€, Jurnal Akuntansi Pemerintah, 2(2);17-32.

Abed, G. T., dan Davoodi, H. R. (2002). Corruption, Structural Reforms, and Economic Performance in the Transition Economies, in: George T. Abed and Sanjeev Gupta (Ed.): Governance, Corruption, & Economic Performance, International Monetary Fund, Publication Services, Washington, D.C.; 489-537.

Al-Marhubi, F. A. (2000). Corruption and Inflation, in: Economics Letters, 66 (2); pp. 199-202.

Anonymous. (2002). Survey Nasional mengenai Korupsi di Indonesia, Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan di Indonesia, Jakarta.

Braun, M., dan Rafael. D. T. (2000). Inflation, Inflation Variability and Corruption, Economics & Politics, 16(1); 77-100.

Braun, M., dan Rafael, D. T. (2000). Inflation and Corruption, Cambridge, Massachusetss: Harvard University.

Chetwynd, Eric, Frances Chetwynd, dan Bertram Spector. 2003. Corruption and Poverty: A Review of Recent Literature. Washington, Dc USA: Management System International.

Del Monte, A., & Papagni, E., (2007). The Determinants of corruption in Italy: Regional Panel Data Analysis. European Journal of Political Economy 23, 379-396.

Honlonkou, A. (2003). Corruption, inflation, croissance et développement humain durable: Y a-t-il un lien?, in: Mondes en Développement, 31 (3); pp. 89-106.

Indonesian Corruption Watch (2014) Tren Korupsi Semester 1 Tahun 2014

Kristianto, S. B. (2009). Pengaruh Ukuran Pemerintahan, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan Belanja Modal Sebagai Prediktor Kelemahan Pengendalian Internal, Jurnal Akuntansi, 9(1); 41 – 62.

Kuncoro, M. (2003). Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi: Bagaimana Meneliti dan Menulis Tesis, Jakarta, Erlangga.

Paldam, M. (2002) The Cross-Country Pattern of Corruption: Economics, Culture and Seesaw Dynamic, European Journal of Political Economy, 18; 215-240.

Rehman, U. R., dan Amjad, N. (2013). Determinants of Corruption and its Relation to GDP: (A Panel study), Journal of Political Studies, 27-59.

Sekaran, U. (2006). Research Methods for Business, Edisi Bahasa Indonesia, Salemba Empat, Jakarta.

Tuanakotta, T. M. (2009). Menghitung Kerugian Keuangan Negara Dalam Tindak Pidana Korupsi. Salemba Empat, Jakarta.

Umeh, J.C., Kyarem R. N, dan Martins, I. (2013) Beneficial Grease Hypothesis of Public Sector Corruption in Economic Development: The Nigerian Experience, Journal of Economics and Sustainable Development. 4(16); 221-235.

Yilmaz, A., dan Akif, A. (2011). Determinants of Economic Corruption: A Cross-Country Data Analysis, International Journal of Business and Social Science, 2(13): 532-542.

Diterbitkan

2017-07-29

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

INDEK HARGA KONSUMEN DAN BELANJA MODAL TERHADAP INDEK PERILAKU KORUPSI. (2017). SI-MEN, 8(1), 49-65. https://jurnal.stiesabang.ac.id/index.php/simen/article/view/68