PENGARUH FOKUS PADA KONSUMEN DAN PERBAIKAN BERKELANJUTAN TERHADAP BUDAYA KUALITAS (STUDI PADA KARYAWAN CV. AUTO SEJAHTERA BANDA ACEH )
Kata Kunci:
budaya berkualitas, perbaikan berkelanjutan dan fokus konsumenAbstrak
Judul penelitian: Pengaruh Fokus pada Konsumen Dan Pemeliharaan Berkelanjutan Terhadap Budaya Kualitas (Studi Kasus di CV. Pekerja Sejahtera Banda Aceh).
Penelitian ini merupakan penelitian empiris yang meneliti tentang pengaruh fokus konsumen dan perbaikan berkelanjutan terhadap budaya kualitas. Itu dilakukan di CV. Bengkel Auto Sejahtera Banda Aceh. Pengumpulan data diuji dengan model regresi linier sederhana yang diproses oleh perangkat lunak Statistik Produk dan Layanan Solusi.
Hasil estimasi dapat disimpulkan sebagai menerima hipotesis alternatif dan menolak hipotesis nol sebaliknya. Yang berarti responden sepenuhnya mengungkapkan kepada indikator penelitian. Oleh karena itu, variabel penelitian secara signifikan dan simultan berpengaruh terhadap budaya kualitas di bengkel Auto Sejahtera Banda Aceh. Sebagai berikut, pada uji t itu juga pengaruh budaya kualitas secara parsial, dengan t nilai statistik 8, 199 dan 2,458 masing-masing lebih besar dari t tabel satistical dan variabel yang paling berpengaruh adalah konsumen fokus
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
SI-MEN menggunakan lisensi Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0) . atau lisensi yang setara sebagai izin optimal untuk publikasi, pendistribusian, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.
Lisensi ini mengizinkan siapa pun untuk menulis, memperbaiki, dan membuat kreasi turunan bahkan untuk tujuan komersial, selama kredit yang sesuai dan pengakuan yang tepat terhadap publikasi asli dari Jurnal Ilmiah dibuat untuk memungkinkan pengguna menelusuri kembali ke naskah dan penulis asli.
Pembaca juga diberikan akses penuh untuk membaca dan mengunduh naskah yang diterbitkan, mencetak ulang dan mendistribusikan naskah dalam media atau format apa pun.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional .






